12 Februari 2026 - 22:48
Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan: Revolusi Islam adalah Wakil Umat Islam dan Kemanusiaan

Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan menyatakan: Revolusi Islam Iran adalah wakil dunia Islam dan kemanusiaan; sebuah revolusi yang fondasinya diletakkan oleh ratusan ulama, mujtahid, pejuang, ilmuwan, dan pemimpin dengan darah, pemikiran, pena, kemampuan, amal, harta, dan keluarga mereka.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait – ABNA – Ayatullah Sayyid Sajid Ali Naqvi, Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan, dalam pesannya pada peringatan tahun ke-47 Revolusi Islam Iran menyatakan: Revolusi Islam Iran terbentuk di bawah kepemimpinan Imam Khomeini dan dengan dukungan gerakan besar rakyat, dan hingga kini tetap kokoh di bawah kepemimpinan Ayatullah al-Uzhma Khamenei.

Ia mengatakan: Tujuan-tujuan Revolusi Islam sedemikian rupa sehingga mampu mempersatukan dan menyelaraskan umat Islam. Pelajaran terbesar Revolusi Islam Iran adalah agar ajaran Al-Qur’an diwujudkan, syariat menjadi pedoman dalam pengelolaan urusan, perpecahan dan perselisihan diakhiri, serta suasana persatuan ditegakkan. Oleh karena itu, kita berkewajiban merapatkan barisan dan berupaya mengakhiri perbedaan serta faktor-faktor penyebabnya.

Sajid Naqvi menambahkan: Revolusi Islam Iran memainkan peran penting dalam mengangkat budaya dan peradaban Islam serta menyadarkan umat Islam terhadap rencana-rencana jahat kolonialisme dan kekuatan arogan. Kini perjuangan ini berada pada titik yang sensitif. Karena itu, kekuatan arogan dunia, akibat rasa takut, terus merancang konspirasi baru. Namun pada akhirnya, upaya Revolusi Islam ini akan berhasil dan meraih kemenangan. Rahasia keberhasilan Revolusi Islam adalah bahwa revolusi ini bukanlah gerakan sesaat atau berorientasi pada kepentingan sempit, melainkan revolusi yang sadar dan berbasis pemahaman. Waktu telah membuktikan bahwa revolusi ini adalah wakil dunia Islam dan kemanusiaan—sebuah revolusi yang fondasinya dibangun oleh ratusan ulama, mujtahid, pejuang, ilmuwan, dan pemimpin dengan darah, pemikiran, pena, kemampuan, amal, harta, dan keluarga mereka.

Ketua Dewan Ulama Syiah Pakistan melanjutkan: Imam Khomeini (ra), dalam proses pembentukan revolusi, pada setiap tahap berpegang pada prinsip-prinsip luhur Islam dan teladan Nabi Muhammad (saw). Meski menghadapi berbagai konspirasi, kezaliman, blokade, pembatasan, dan hambatan, Revolusi Islam Iran di bawah kepemimpinan Ayatullah Khamenei tetap berdiri sebagai revolusi global yang kuat dan memperkokoh fondasi keberanian serta keteguhan. Dalam menghadapi langkah-langkah agresif kekuatan arogan dunia terhadap umat Islam, jika kita ingin tampil sebagai bangsa yang hidup dan bermartabat di dunia, maka kita harus bersatu untuk mencapai tujuan-tujuan luhur, meninggalkan sekat-sekat kelompok dan mazhab, serta menumbuhkan semangat dan keteguhan dalam diri kita.

Your Comment

You are replying to: .
captcha