9 Februari 2026 - 22:35
Peringatan Perdana Menteri Malaysia tentang Meningkatnya Rasisme dan Islamofobia di Barat

Perdana Menteri Anwar Ibrahim memperingatkan tentang meningkatnya fasisme, rasisme, dan Islamofobia di Eropa dan Amerika Serikat. Ia menekankan bahwa menjaga persatuan nasional, stabilitas politik, dan kebijakan ekonomi yang tepat merupakan syarat penting bagi pembangunan, keamanan, serta daya tarik investasi asing.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  – ABNA – Perdana Menteri Anwar Ibrahim memperingatkan tentang meningkatnya fasisme, rasisme, dan Islamofobia di Eropa dan Amerika Serikat. Ia menekankan bahwa menjaga persatuan nasional, stabilitas politik, dan kebijakan ekonomi yang tepat merupakan syarat penting bagi pembangunan, keamanan, serta daya tarik investasi asing.

Dalam pidatonya pada acara bulanan Kementerian Perpaduan Nasional, Anwar mengingatkan masyarakat Malaysia agar berupaya menjaga persatuan dan tidak membiarkan ekstremisme serta ujaran kebencian merusak tatanan sosial.

Ia menyebut gelombang rasisme dan Islamofobia yang kian meluas di Barat sebagai hal yang mengkhawatirkan, bahkan telah menjangkiti kalangan terdidik. Menurutnya, fenomena kebencian terhadap kelompok minoritas dan agama-agama tertentu semakin menguat dan tidak boleh diremehkan.

Anwar juga menyatakan keprihatinannya terhadap berkembangnya sentimen rasial dan keagamaan yang tidak didasarkan pada nalar dan pengetahuan, serta menyebut hal itu sebagai salah satu tantangan besar yang dihadapi masyarakat modern. Ia menekankan bahwa menghadapi fenomena tersebut membutuhkan kebijaksanaan, kesadaran, dan ketahanan sosial.

Di akhir pidatonya, ia menegaskan pentingnya peran Kementerian Perpaduan Nasional dalam memperkuat solidaritas sosial dan mempromosikan toleransi antaragama dan antaretnis, serta komitmen pemerintah Malaysia untuk melindungi negara dari segala bentuk perpecahan yang dapat mengancam kedamaian dan pembangunan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha