1 Februari 2026 - 14:35
Source: ABNA
Kecaman atas Langkah Uni Eropa yang Melabeli Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai Teroris

Kementerian Intelijen dalam sebuah pernyataan mengecam tindakan terbaru Uni Eropa terhadap Korps Garda Revolusi Islam (IRGC).

Menurut laporan kantor berita ABNA, teks pernyataan tersebut adalah sebagai berikut:

"Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. (Kutipan Al-Qur'an, Ali Imran 173-174)

Selamat merayakan hari raya Sya'ban, dekade fajar (Fajr), dan peringatan ke-47 kemenangan Revolusi Islam yang agung, bersamaan dengan kemenangan besar rakyat pada 22 Dey (11 Januari) atas fitnah Amerika-Zionis oleh 'ISIS domestik', kepada Pemimpin Agung dan bangsa Iran yang senantiasa menang.

Para pemimpin teroris negara Amerika dan Eropa serta pendukung rezim Zionis yang haus darah, dalam khayalan sia-sia mereka, kembali melakukan konspirasi dengan menyatakan IRGC—kekuatan anti-teroris terbesar di dunia—sebagai teroris! Tentu saja, permusuhan dari kubu jahat ini adalah kehormatan besar bagi IRGC.

Tindakan para menteri luar negeri Uni Eropa ini, yang dilakukan di salah satu titik tergelap dari kebijakan penuh kebencian dan kepatuhan tanpa syarat kepada agenda presiden AS serta rezim teroris Zionis, tidak akan sedikit pun merusak kemauan baja institusi terhormat ini. Sebaliknya, ini adalah noda hitam lainnya pada catatan kolonial Eropa dan pengungkapan kemunafikan struktural mereka.

Eropa telah menjadi tempat perlindungan bagi para teroris; termasuk mereka yang mengaku telah membunuh 17.000 warga Iran, para pelaku pembantaian di Ahvaz dan Shiraz, serta dalang kerusuhan terbaru pada Januari 2026, yang kini hidup di bawah perlindungan rezim setan di Prancis, Jerman, Swedia, Belgia, Albania, Kanada, dan Australia.

Semua ini adalah tanda keputusasaan dan kegagalan dalam rencana penggulingan (rezim), serta menunjukkan otoritas Pemimpin, pemerintah, dan angkatan bersenjata Iran. Rakyat Iran, dengan rahmat Tuhan dan persatuan di bawah kepemimpinan Wali Faghih, akan selalu menang dalam menjaga persatuan nasional dan akan merayakan 22 Bahman dengan lebih megah dari sebelumnya."

Your Comment

You are replying to: .
captcha