Kantor Berita Internasional Ahlulbait-ABNA- Sebuah sumber di Kerangka Koordinasi Syiah di Irak melaporkan bahwa pimpinan kerangka tersebut telah memanggil anggotanya untuk pertemuan darurat di kantor Nouri al-Maliki, kepala koalisi Negara Hukum, pada Rabu malam.
Menurut sumber tersebut, tujuan pertemuan tersebut adalah untuk "membahas posisi Washington baru-baru ini tentang proses politik di Irak" selain membahas pemilihan presiden.
Menurut Russia Today, langkah tersebut diambil setelah unggahan Presiden AS Donald Trump di platform media sosial Haqqiya, di mana ia memperingatkan agar Maliki tidak kembali menjabat sebagai perdana menteri, merujuk pada masa jabatan Maliki sebelumnya, dan mengancam akan memutus bantuan AS ke Irak jika ia terpilih.
Nama Maliki disebut-sebut untuk masa jabatan ketiga di tengah perselisihan politik internal.
Pencalonan tersebut menimbulkan keraguan di antara beberapa kekuatan politik Sunni, sementara koalisi Pemerintah Hukum mengatakan pencalonan Maliki menikmati "konsensus" dan "penerimaan nasional."
Your Comment