Menurut laporan kantor berita ABNA, Agence France-Presse (AFP) melaporkan: Mahkamah Agung Konstitusi Venezuela telah memerintahkan "Delcy Rodríguez", wakil Maduro, untuk mengambil alih wewenang Presiden negara tersebut secara sementara.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Brasil mengumumkan: "Dalam ketidakhadiran Nicolás Maduro yang ditahan di Amerika Serikat, kami mengakui Rodríguez sebagai presiden transisi negara ini."
Kementerian tersebut juga menegaskan bahwa negara-negara Amerika Latin dan Karibia akan mengadakan pertemuan luar biasa untuk menentukan posisi bersama terkait serangan Amerika Serikat terhadap Venezuela.
Your Comment