5 Januari 2021 - 11:12
Ketua Parlemen Iran: Teror terhadap Syahid Soleimani, Terorisme Negara yang Terorganisir

Ketua Parlemen Iran menyebut aksi teror terhadap Syahid Letjen Qassem Soleimani oleh Amerika Serikat sebagai contoh terorisme negara yang terorganisir, sekaligus pelanggaran terhadap kedaulatan nasional Republik Islam.

Menurut Kantor Berita ABNA, Mohammad Bagher Ghalibaf menulis surat kepada sejumlah ketua parlemen negara-negara dunia, presiden Persatuan Antar-Parlemen dunia, Sekretaris Jenderal dewan parlemen Asia dan Islam, dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa, pada 3 Januari 2020 mengenai aksi teroris yang terorganisir dilakukan satu negara kepada negara lain. 

"Pemerintah AS membunuh Letjen Qassem Soleimani, salah satu komandan militer senior Republik Islam Iran, dan rombongannya di area sipil Bandara Internasional Baghdad menggunakan serangan rudal," tulis Ghalibaf hari Senin.

"Padahal kunjungan Letjen Soleimani ke Baghdad atas undangan pemerintah Irak," tegasnya. 

Ketua parlemen Iran menegaskan peran penting Syahid Qassem Soleimani dalam perang melawan terorisme di kawasan.

"Tindakan teroris [AS] ini sangat merusak upaya komunitas internasional untuk memerangi terorisme, supremasi hukum dalam hubungan global dan keamanan  serta perdamaian regional," papar Ghalibaf.

Dalam suratnya, Ketua parlemen Iran mengutuk tindakan teroris yang dilakukan pemerintah AS dan menekankan perlunya upaya parlemen dunia dan masyarakat internasional untuk mencegah terulangnya bencana teroris tersebut.

342/