6 Mei 2016 - 06:04
Tim Penjinak Ranjau Rusia Berhasil Bersihkan Palmyra dari Ancaman Ranjau

“Pusat kota Palmyra sudah direbut kembali dari tangan ISIS oleh pasukan pemerintah pada Maret lalu. Lebih dari 1.500 ranjau sudah berhasil dibersihkan."

Menurut Kantor Berita ABNA, Militer Rusia disebutkan berhasil membersihkan sekitar 1.500 ranjau milik kelompok militan Islamic State (ISIS) yang disebar di kota kuno Palmyra, Suriah.

Pasukan Rusia itu ikut serta dalam operasi pembersihan ranjau besar-besaran di Palmyra. Kota ini dikenal sebagai kota kuno yang bersejarah.

“Pusat kota Palmyra sudah direbut kembali dari tangan ISIS oleh pasukan pemerintah pada Maret lalu. Lebih dari 1.500 ranjau sudah berhasil dibersihkan,” ujar Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova, seperti dikutip AFP, Jumat (8/4).

“Ahli terus memindahkan bahan peledak buatan dari jalanan dan gedung, di sekitar reruntuhan kota kuno,” lanjut Zakharova.

“Namun ada beberapa benda berbahaya yang tidak bisa dipindahkan. Akhirnya benda itu terpaksa diledakkan di tempat.” Tambahnya lagi.

Akibat dikuasai oleh ISIS, kondisi kota yang dulu menjadi andalan pariwisata Suriah tersebut sangat memprihatinkan. Kehancuran di kota itu bukan hanya diakibatkan oleh pertempuran, tetapi juga karena ulah ISIS yang menghancurkan dengan sengaja lokasi bersejarah ini. Dengan berhasilnya direbut kembali oleh pemerintah, warga kota Palmyra yang sempat mengungsi kembali ke kota tersebut.