10 Agustus 2015 - 14:11
Konferensi Paramedis Bisa Menjadi Wasilah Pemersatu Umat

“Menurut apa yang disebut Imam Khamenei sebagai" Style Islam Life", itu adalah hak umat Islam untuk mengatur kehidupan mereka sesuai keyakinan Islam mereka, tanpa harus merendahkan diri dihadapan Barat. "

Menurut Kantor Berita ABNA, Dokter Haddad Adel, salah seorang anggota dari Majma Jahani Ahlul Bait, saat menyampaikan pidatonya pada hari ketiga dalam Konferensi Internasional Paramedis Imamiah ke-8 yang berlangsung di kota Tehran mengungkapkan harapannya bahwa konferensi serupa harus senantiasa digalakkan. Menurutnya, menjalankan hasil konferensi tersebut akan memiliki peran penting dalam persatuan umat Islam.

Penasihat dari Pemimpin Tertinggi Iran tersebut dalam lanjutan penyampaiannya juga mengkritik orang-orang yang percaya kesejahteraan mereka berada di tangan Barat, dan menjalin kerjasama dengan Barat tidak bisa dihindarkan meski itu justru menimbulkan kerugian dan keuntungan lebih besar berada di pihak Barat. Ia mengatakan, “Menurut apa yang disebut Imam Khamenei sebagai" Style Islam Life", itu adalah hak umat Islam untuk mengatur kehidupan mereka sesuai keyakinan Islam mereka, tanpa harus merendahkan diri dihadapan Barat. "

Disebutkan Konferensi Internasional Tenaga Medis Imamiah ke-8  tersebut terselenggara atas kerja sama Majma Jahani Ahlul Bait As dengan sejumlah lembaga pendidikan, agama, kebudayaan dan kesehatan di Iran dari tanggal 30 Juli – 10 Agustus 2015 disejumlah kota besar di Iran seperti Masyhad, Qom,  Tehran, Esfahan dan Shiraz. Tercatat sekitar 300 peserta ahli medis muslim dari berbagai negara  akan mengikuti semua rangkaian agenda konferensi seperti seminar, kunjungan ke tempat-tempat bersejarah, studi tour disejumlah rumah sakit dan lembaga penelitian yang terkait dengan masalah medis dan kesehatan serta menemui sejumlah ulama besar dan pejabat penting Iran.

Terselenggaranya Konferensi ini didukung oleh Lembaga Internasional Ahli Medis Imamiah, Kementrian Kesehatan, Lembaga Pendidikan Kesehatan, pemerintah provinsi dan pemerintah kota Masyhad termasuk pemerintah kota Tehran, Esfahan, Qom dan Shiraz.