3 April 2025 - 17:57
Source: Parstoday
Sejarah Dunia Paling Mematikan bagi Wartawan; Israel Membunuh 232 Jurnalis dalam Perang di Gaza

Laporan proyek "Biaya Perang" dari Watson Institute for International and Public Affairs mengumumkan bahwa 232 jurnalis tewas selama perang yang dikobarkan Israel di Gaza.

Sebuah laporan dari Proyek Biaya Perang di Institut Watson untuk Urusan Internasional dan Publik menunjukkan bahwa serangan Israel dalam perang Gaza sejauh ini telah merenggut nyawa 232 jurnalis, dengan rata-rata 13 orang per pekan.

Menurut Pars Today, data statistik ini menjadikan perang Gaza sebagai perang paling mematikan dalam sejarah bagi aktivis media.

Al Jazeera Network menerbitkan artikel ini dan menulis,"Jumlah jurnalis yang kehilangan nyawa dalam perang Gaza lebih besar dari jumlah gabungan mereka yang terbunuh dalam profesi ini dalam dua perang dunia, Perang Vietnam, Perang Yugoslavia, dan perang AS di Afghanistan".

Menurut Costs of War Project, perang ini benar-benar merupakan konflik militer terburuk dalam sejarah bagi jurnalis.

Laporan tersebut menyatakan bahwa tidak jelas berapa banyak jurnalis Palestina di Gaza yang secara langsung menjadi sasaran serangan rezim Israel dan "berapa banyak dari mereka yang menjadi korban pemboman Israel, seperti puluhan ribu warga sipil lainnya".

Namun, laporan tersebut mengutip organisasi Reporters Without Borders yang bermarkas di Paris, yang telah mendokumentasikan 35 kasus pada akhir tahun 2024 di mana tentara Israel telah menargetkan dan membunuh jurnalis, karena aktivitas profesional mereka.

Menurut Costs of War Project, serangan terhadap jurnalis di Gaza terjadi ketika tidak ada jurnalis asing yang diizinkan masuk, yang telah memperburuk situasi di mana wartawan lokal, yang seringkali digaji rendah dan memiliki sedikit sumber daya, menghadapi risiko terbesar.

Laporan tersebut menyatakan,“Di seluruh dunia, ekonomi profesi, kekerasan perang, dan kampanye sensor terkoordinasi telah mengubah semakin banyak zona perang menjadi kuburan berita, dengan Gaza menjadi contoh yang paling jelas”.(PH)

342/

Your Comment

You are replying to: .
captcha