3 April 2025 - 18:00
Source: Parstoday
Iran dan Rusia Tingkatkan Kerja Sama Parlemen; Tehran dan Islamabad Tegaskan Sikap terhadap Israel

Juru bicara Duma Negara Rusia mengatakan hari ini: Presiden Vladimir Putin telah menyerahkan perjanjian strategis komprehensif antara Iran dan Rusia kepada Duma Negara untuk diratifikasi.

Vyacheslav Volodin, Ketua Duma Negara Rusia dalam sebuah wawancara dengan Televisi Duma Rusia pada hari Senin mengatakan,"Pengesahan Perjanjian Strategis Komprehensif antara negara ini dan Republik Islam Iran direncanakan pada April 2025, dan mekanisme baru untuk kerja sama parlementer antara kedua negara akan dibentuk dalam kerangka perjanjian ini".

Menurutnya, ratifikasi perjanjian ini akan mengangkat hubungan kedua negara ke tingkat baru. Volodin menekankan bahwa perjanjian tersebut mencakup bidang-bidang yang terkait dengan pertahanan, keamanan dan antiterorisme, pengembangan industri, energi, pertanian, pendidikan dan budaya.

Perjanjian strategis komprehensif antara Iran dan Rusia, yang berfokus pada bidang ekonomi, politik, keamanan, dan militer, ditandatangani selama kunjungan Presiden Iran Masoud Pezeshkian ke Moskow pada awal tahun ini.

Iran dan Pakistan bersikap tegas terhadap Israel

Dalam berita lain, Presiden Iran Masoud Pezeshkian dalam percakapan dengan mitranya dari Pakistan menyatakan harapan bahwa dengan memperkuat persatuan dan kohesi di antara negara-negara Muslim, posisi yang kuat akan diambil terhadap kejahatan rezim Zionis terhadap rakyat Palestina dan Gaza.

Perdana Menteri Pakistan Shahbaz Sharif juga mengatakan,"Iran dan Pakistan, sebagai dua tetangga historis, harus memperkuat hubungan budaya dan ekonomi satu sama lain".

Dalam percakapan dengan mitranya dari Turkmenistan, Presiden Iran menyampaikan harapan bahwa dengan memperkuat persaudaraan, hubungan bertetangga, serta hubungan ekonomi dan budaya, kita dapat mencapai prestasi baik yang memberi manfaat bagi kedua bangsa dan negara di kawasan.

Dalam percakapannya dengan Emir Qatar, Pezeshkian juga menekankan percepatan pelaksanaan perjanjian antara kedua negara.

Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune dalam percakapan dengan Pezeshkian mengatakan,"Hubungan antara kedua negara Iran dan Aljazair berkembang dalam suasana persaudaraan dan persahabatan."(PH)

342/

Your Comment

You are replying to: .
captcha