26 Juni 2024 - 16:47
Wakil Tetap Iran di PBB: Sanksi Baru AS terhadap Bangsa Iran adalah Perang Ekonomi

Duta Besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran di PBB menilai sanksi baru Departemen Keuangan AS terhadap Iran sebagai perang ekonomi.

Pada hari Selasa, Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi kepada 50 individu dan institusi di Iran dengan dalih peran mereka telah mendirikan banyak cabang jaringan perbankan rahasia yang luas dan terkait dengan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan Angkatan Bersenjata Iran.

Menurut Pars Today, Perwakilan Tetap Iran untuk PBB, Saeed Iravani hari Selasa (25/6/2024) menyebut sanksi baru AS terhadap Iran kejam dan mengatakan, "Mereka menyerang dan kami mempertahankannya."

“Faktor yang menentukan nasib perang ekonomi ini adalah kekuatan itikad, bukan kekuasaan untuk menjatuhkan sanksi," ujar Iravani.

Pemerintah Amerika memulai gangguannya sejak hari pertama penerapan JCPOA, dan pada tanggal 8 Mei 2018, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara sepihak menarik negaranya dari perjanjian internasional ini dan mengembalikan sanksi ilegal terhadap Iran.

Pemerintahan Joe Biden yang mengklaim memiliki pendekatan diplomatis terhadap Iran dan mencoba memulihkan JCPOA, tidak hanya gagal untuk kembali ke program tersebut, bahkan menambah sanksi berturut-turut terhadap program pertahanan pencegahan Iran, termasuk rudal balistik, drone, nuklir, dan isu hak asasi manusia yang bergerak ke arah kebijakan yang gagal.(PH)

342/