Mamosta Faiq Rostami, Jumat (8/9/2023) mengatakan, "Masyarakat
Kurdistan, sejak awal dimulainya 'Jalan Kaki Arbain', dan ketika para
peziarah Imam Hussein, mulai berdatangan ke Kurdistan, mereka melakukan
semua yang mampu dilakukannya untuk menyambut tamu dan peziarah."
Ia menambahkan, "Tahun ini Kurdistan kembali menjadi lokasi yang dilalui
oleh para peziarah Arbain, dan masyarakat Muslim pecinta Ahlul Bait di
provinsi ini menyambut para peziarah karena kecintaan mereka pada Ahlul
Bait, terutama Imam Hussein."
Menurut ulama Ahlu Sunnah Iran ini, kehadiran para peziarah Imam
Hussein, membawa berkah bagi masyarakat Kurdistan, baik dari sisi materi
maupun spiritual.
"Jalan Kaki Arbain Imam Hussein adalah sebuah gerakan budaya besar, dan
merupakan simbol persatuan Syiah dan Sunni, yang harus dijaga agar tetap
hidup sepanjang masa," tegasnya.
Mamosta Faiq Rostami melanjutkan, "Kecintaan pada Nabi Muhammad Saw,
harus ada di dalam jiwa manusia sampai pada tingkat hingga tidak ada
lagi orang yang lebih dicintai bahkan dirinya sendiri, melebihi Nabi
Muhammad Saw." (HS)
342/