Kantor Berita ABNA, Perdana Menteri Libya memberhentikan Menteri Luar Negeri negara ini, Najla Al-Monghosh setelah pertemuan informal dengan Menteri Luar Negeri rezim Zionis.
Dinas keamanan internal Libya juga melaporkan bahwa Najla Al-Monghosh telah dilarang meninggalkan negara itu sampai penyelidikan dilakukan terkait pertemuannya dengan menteri luar negeri rezim Zionis.
Pada saat yang sama, beberapa sumber melaporkan bahwa menteri luar negeri Libya melarikan diri ke Turki.
Protes massal di Libya
Pertemuan antara menteri luar negeri Libya dan rezim Zionis menimbulkan protes luas di berbagai wilayah Libya. Para pengunjuk rasa di Tripoli menyerang markas perdana menteri dan Kementerian Luar Negeri serta menuntut kesepakatan dengan Najla al-Manqud.
Dengan meneriakkan slogan-slogan yang mendukung perjuangan Palestina, para pengunjuk rasa menekankan penolakan mereka terhadap hubungan apa pun antara Libya dan rezim Zionis.
Kota Al-Zawiya, Zlitan dan Misrata di Libya menyaksikan demonstrasi serupa sebagai protes terhadap pertemuan para menteri luar negeri Libya dan rezim Zionis.
Pertemuan rahasia di ibu kota Italia
Protes di Libya dimulai setelah Kementerian Luar Negeri rezim Zionis mengumumkan dalam sebuah pernyataan pertemuan rahasia menteri luar negeri rezim ini dengan menteri luar negeri Libya pekan lalu di Roma, ibu kota Italia, meskipun tidak ada hubungan bilateral.
Kementerian Luar Negeri Libya juga mengklaim dalam sebuah pernyataan bahwa Najla Al-Monghosh, sesuai dengan rencana pemerintah Libya, menentang diadakannya pertemuan apa pun dengan perwakilan rezim Zionis, dan apa yang terjadi di Roma adalah pertemuan yang tiba-tiba dan tidak direncanakan. tidak melibatkan pertukaran pandangan atau tidak ada kesepakatan.
Pertemuan yang diselenggarakan dengan mediasi Menteri Luar Negeri Italia ini merupakan pertemuan pertama antara Menteri Luar Negeri Libya dan rezim Zionis.
Pemerintah Libya tidak mengakui rezim Zionis, namun rezim Zionis berupaya menjalin hubungan dengan negara-negara seperti Libya yang kaya akan sumber daya minyak.