Menurut Pusat Informasi Palestina, salat Subuh hari ini diadakan di Kompleks Masjid al-Aqsa yang diikuti oleh ribuan jemaah Palestina sebagai penegasan atas identitas Islam Bab al-Rahmah.
Selain itu, salat berjamaah itu juga sebagai penegasaan dan tanda penentangan rakyat Palestina terhadap upaya rezim Zionis Israel untuk mengambil alih Bab al-Rahmah dan mengubahnya menjadi kuil Yahudi.
Kehadiran ribuan warga Palestina yang menunaikan salat Subuh di Kompleks Masjid al-Aqsa berlangsung ketika militer Zionis menerapkan pembatasan ketat dan mencegah sejumlah besar warga Palestina memasuki masjid ini.
Masjid al-Aqsa yang menjadi simbol utama identitas Islam-Palestina kota al-Quds selalu menjadi sasaran tindakan destruktif rezim pendudukan.
Sejak pendudukan al-Quds pada tahun 1967, tentara Zionis telah menguasai gerbang Bab al-Maghribah dan melalui gerbang ini, para pemukim Zionis dan pasukan pendudukan menyerbu dan memasuki Masjid al-Aqsa setiap hari, sementara warga Muslim Palestina tidak diperbolehkan untuk memasuki Masjid al-Aqsa.
Tujuan dari penyerbuan yang terus-menerus ini adalah untuk meletakkan dasar pelaksanaan rencana jahat membagi waktu dan tempat Masjid al-Aqsa antara Muslim dan Yahudi, sehingga pada akhirnya mereka akan dapat mengambil kendali penuh atas masjid ini.
Tindakan tersebut juga sejalan dengan Yahudisasi dan penghancuran situs-situs di Masjid al-Aqsa dan pembangunan kuil Yahudi di atas reruntuhannya. (RA)
342/