Menurut Kantor Berita ABNA, Ali Akbar Velayati, Penasihat Pemimpin Tertinggi untuk Urusan Internasional, dalam pertemuannya dengan Sergey Baburin, seorang politisi terkemuka dan mantan wakil Duma Negara Rusia, guna membahas masalah-masalah regional dan hubungan bilateral.
Di awal pertemuan tersebut, Dr Velayati saat memberikan sambutan menilai hubungan antara Iran dan Rusia sangat penting. Ia mengatakan, "Hubungan antara Iran dan Rusia saat ini berada pada level terbaik dan sedang berkembang."
Mengacu pada perang di Ukraina, dia menekankan, “Penyebab utama terjadinya konflik adalah Amerika dan NATO, dan dunia saat ini tidak lagi unipolar, dan sangat penting bagi negara-negara merdeka untuk berhati-hati dengan pengaruh mereka di wilayah tersebut.”
Dr. Velayati juga menambahkan tentang wilayah Kaukasus Selatan. “Seperti yang ditekankan oleh Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamanei bahwa Republik Islam Iran tidak menerima perubahan apa pun dalam perbatasan saat ini dan keamanan kawasan harus dijaga tanpa keraguan.” Ungkapnya.
Babourin, sambil mengungkapkan kepuasannya dengan pertemuan tersebut menunjukkan bahwa Velayati adalah seorang politisi terkemuka dan terkenal di kawasan, Iran dan Rusia sembari juga memuji Syahid Qassem Soleimani. Ia berkata, “Tujuan perjalanan ke Iran adalah untuk berpartisipasi dalam pertemuan internasional peringatan Letnan Jenderal Qassem Soleimani, yang benar-benar memiliki kepribadian yang sangat penting dan berpengaruh dan dia dikenal sebagai pahlawan di Rusia dan Iran, dan jelas bagi seluruh dunia bahwa Amerika Serikat telah melakukan aksi teroris ini, dan Amerika, termasuk Trump, telah mengakuinya berkali-kali.”
Politisi terkemuka Rusia lebih lanjut menekankan ketidakefektifan sanksi AS yang kejam, dan mengacu pada hubungan yang dalam, dekat, strategis dan berkembang antara Iran dan Rusia, dia berkata, ”Rusia dapat menggunakan pengalaman Iran dalam masalah menetralisir sanksi dan juga kerja sama antara Iran, Rusia dan Suriah merupakan dasar yang berharga bagi dunia multipolar; Hubungan antara Iran dan Rusia bersahabat dan dekat, dan ide-ide Anda sangat penting untuk menciptakan peradaban Islam baru, sehingga Anda dapat memperhatikan prinsip-prinsip moral dan agama ini dalam sistem politik.”