UEA bersama Arab Saudi terus melanjutkan perang delapan tahun melawan Yaman dan menduduki wilayah selatan negara tetangganya itu
Bahkan, Uni Emirat Arab (UEA) membuka jalan bagi masukannya pasukan rezim Zionis ke wilayah selatan Yaman.
Menurut kantor berita Iran Press, Hussein Al-Ezzi, Wakil Menteri Luar Negeri Yaman di laman Twitter-nya pada hari Senin (5/12/2022) mengatakan, "UEA harus membuat persiapan untuk menarik keluar semua pasukannya dari Pulau Socotra."
Al-Ezzi juga menekankan bahwa Socotra memiliki tempat khusus di hati 40 juta warga Yaman.
Tentara Yaman telah membuktikan ancamannya untuk melindungi sumber daya dan kedaulatannya dengan menyerang pelabuhan Al-Dabbah di Hadhramaut yang berada di wilayah timur, dan tidak mengizinkan kapal tanker asing menjarah minyak negaranya.(PH)
342/