27 Oktober 2022 - 15:33
Ketua DPR AS Ulangi Klaim Palsu terhadap Iran

Ketua Dewan Perwakilan Dewan AS Nancy Pelosi kembali menuduh Iran melakukan kesalahan besar dengan mengirimkan UAV ke Rusia untuk menyerang target Ukraina yang mengurangi keamanan dunia.

Reuters hari Selasa (26/10/2022) melaporkan Ketua DPR AS, Nancy Pelosi dalam pertemuan dengan PM Kroasia mengatakan, "Pertama, kita harus bisa berurusan dengan drone ini, karena itu adalah teknologi berbahaya yang perlu dihentikan,".

"Kami telah berusaha menjadikan dunia tempat yang lebih aman dengan berpartisipasi memberikan dukungan terhadap Kemerdekaan Ukraina dan kembalinya Semenanjung Krimea ke Kyiv. Tetapi sekarang mereka mengurangi keamanan dunia dengan membantu Rusia,".

Pelosi, yang mengunjungi Ukraina tahun ini, adalah pendukung setia pasokan bantuan keuangan dan peralatan militer ke Kyiv.

Semenanjung Krimea dipisahkan dari Ukraina pada 2008 dan bergabung dengan wilayah Rusia.

Amerika Serikat telah lama menuduh Iran mengirim UAV ke Rusia dalam Perang Ukraina sejak dimulainya Perang Ukraina, yang dibantah ketas oleh pejabat Republik Islam Iran.

Selama beberapa hari terakhir, media dan pejabat Barat telah mengintensifkan serangan atas klaim pengiriman rudal dan drone Iran ke Rusia untuk digunakan dalam Perang Ukraina.

Klaim terebut mengemuka di saat Amir Saeed Irvani, Duta Besar dan Utusan Tetap Iran di PBB, dalam sebuah surat kepada Sekretaris PBB Jenderal Antonio Guterres, mendesaknya untuk menghentikan penyalahgunaan resolusi PBB tentang perang Ukraina dan tuduhan yang tidak berdasar tentang tentang Iran.

Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir Abdollahian menilai tuduhan pengiriman rudal dan drone Iran ke Rusia untuk menghadapi Ukraina, sebagai klaim yang tidak berdasar.

"Klaim pengiriman rudal Iran ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina, adalah klaim tak berdasar. Kami menjalin kerja sama pertahanan dengan Rusia, tapi tentu saja pengiriman senjata dan drone untuk melawan Ukraina, bukan kebijakan kami," ujar Abdollahian.

Dewan Keamanan PBB pada hari Rabu akhirnya membahas klaim pengiriman drone Iran ke Rusia untuk digunakan dalam perang Ukraina.(PH)