Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA ,Saeed Khatibzadeh menuturkan pada Sabtu (29/1/2022) bahwa tindakan mencurigakan itu akan menciptakan ketidakamanan dan kerusuhan di Irak, membuka jalan bagi musuh, serta mempengaruhi layanan pemerintah kepada masyarakat.
"Republik Islam Iran selalu mendukung pemeliharaan keamanan, kemajuan pembangunan, dan persatuan Irak. Kami juga mendukung langkah-langkah pemerintah Irak dalam menciptakan stabilitas," tambahnya.
Sektor militer Bandara Baghdad, yang disebut Pangkalan Victoria AS, menjadi sasaran roket pada Jumat pagi.
Enam dari 10 roket 107mm Katyusha telah menghantam Bandara Baghdad meskipun sistem anti-roket C-RAM AS beroperasi aktif. (RM)
342/