Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Yedioth Ahronoth, Sabtu (4/12/2021) melaporkan, Israel khawatir jika perang baru melawan Jalur Gaza pecah, Hamas akan terjun ke medan tempur dari dua front, pertama di dalam Jalur Gaz, dan kedua di wilayah Lebanon.
Koran Israel ini menambahkan, Hamas secara rahasia membentuk sebuah sayap militer di Lebanon sehingga jika perang di Gaza pecah, mereka akan membuka front baru untuk melawan Israel.
Menurut Yedioth Ahronoth, Hamas menggunakan sayap militernya di Lebanon pada perang terbaru di Gaza bulan lalu, ketika beberapa rudal ditembakan ke Israel dari arah Lebanon.
"Hamas dalam perang Gaza tahun 2014 memutuskan untuk membentuk sayap militer di Lebanon, setelah para pemimpin Hamas melihat dirinya bertempur sendirian tanpa batuan militer asing dalam perang dengan Israel," pungkasnya. (HS)
342/