Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Samir Geagea, Selasa (30/11/2021) seperti dikutip Rai Al Youm mengatakan, Partai Al Quwat Al Lubnaniya tidak ingin terlibat konflik bersenjata dengan Hizbullah, dan pihaknya tidak mengkhawatirkan kekerasan etnis di Lebanon karena percaya pada militer negara ini.
Pada Oktober 2021 lalu, anasir bersenjata Partai Al Quwat Al Lubnaniya melakukan penembakan terhadap para pendukung Hizbullah yang tengah berunjuk rasa damai di Tayouneh, Beirut.
Aksi penembakan itu menyebabkan sejumlah pendukung Hizbullah meninggal dunia, dan terluka. Sekjen Hizbullah menuding Partai Al Quwat Al Lubnaniya ingin menyulut perang etnis di Lebanon.
Samir Geagea mengakui keterlibatan anggotanya dalam penembakan Beirut, tapi menolak anggapan bahwa serangan itu dilakukan secara terorganisir. (HS)
342/