Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Sejumlah media Barat, Sabtu (27/11/2021) mengunggah surat tim juru runding Cina di perundingan Wina yang memprotes standar ganda AS terkait program nuklir Iran.
Dalam surat itu disebutkan, "Mengapa AS dan Inggris mengatakan Iran tidak boleh memproduksi uranium terkayakan di atas 3,7 persen sementara secara terang-terangan dan langsung memberikan beberapa ton uranium terkayakan di atas 90 persen ke Australia. Ini sebuah masalah penting dengan standar ganda."
Tim juru runding Cina menuduh negara-negara Barat menerapkan standar ganda karena terkait kesepakatan nuklir dengan Iran, mereka berusaha melarang Tehran memproduksi uranium terkayakan dengan level militer seperti yang akan diberikan AS dan Inggris ke Australia. (HS)
342/