Maria Zakharova, Kamis (25/11/2021) mengumumkan, pejabat AS mengetahui dengan baik aktivitas luas hacker-hacker Ukraina di negara-negara Eropa, dan AS sendiri, tapi mereka hanya berbicara ancaman siber dari warga Rusia.
Ia menambahkan, bulan lalu polisi Uni Eropa menggelar operasi untuk menemukan, dan menangkap kelompok-kelompok peretas yang aktif di negara-negara Eropa, dan yang menarik adalah para hacker ini bukan berasal dari Rusia, tapi dari Ukraina.
Mungkin beberapa pihak mengatakan pasukan khusus AS tidak mengetahui sama sekali bahwa hacker-hacker itu bukan orang Rusia, tapi tidak demikian, AS mengetahui dengan baik masalah ini, dan Biro Investigasi Federal, FBI berpartisipasi dalam operasi ini bersama polisi Uni Eropa.
Menurut Zakharova, pejabat Eropa mengakui sendiri bahwa kelompok-kelompok hacker Ukraina minimal sejak tahun 2019 sudah aktif, dan korban kejahatan siber mereka lebih dari 2.000 orang yang tersebar di 70 negara dunia termasuk AS. (HS)
342/