Menurut Kantor Berita ABNA, Andrei Kelin seperti dikutip Sputnik, Sabtu (26/6/2021) menuturkan, insiden masuknya kapal perang Inggris, HMS Defender ke perairan Laut Hitam bisa berujung dengan perang.
Ia juga menyebut statemen Perdana Menteri Inggris Boris Johnson yang megonfirmasi masuknya kapal perang negara itu ke Laut Hitam secara ilegal, sebagai hal yang sangat serius.
"Mimpi buruk dari semua situasi ini yang di dalamnya para pejabat Inggris sedang berusaha memperkuat posisi politiknya dengan provokasi militer, benar-benar menyeret kami ke sebuah masalah militer yang serius, sebagaimana dikonfirmasi oleh Kepal Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Inggris semalam," pungkasnya. (HS)
342/