Menurut Kantor Berita ABNA, Pertemuan Menlu negara-negara anggota PGCC ke-48 di Riyadh digelar untuk memperkuat hubungan strategi negara-negara anggota, dan pertukaran pendapat terkait perkembangan terbaru kawasan dan dunia.
Tanpa menyinggung sedikit pun agresi militer Arab Saudi ke Yaman, PGCC menyebut militer dan komite rakyat Yaman sebagai ancaman bagi keamanan kawasan dan dunia.
Di bagian lain pernyataannya, PGCC mengulang tuduhan tak berdasar terhadap Iran. Menurut mereka Tehran berusaha mengacaukan keamanan dan stabilitas kawasan, oleh karena itu partisipasi setiap anggota PGCC dalam perundingan nuklir Iran, merupakan masalah yang penting. (HS)
342/