Menurut Kantor Berita ABNA, Minggu (18/4/2021), para komandan militer AS menentang keputusan Presiden Biden untuk menarik semua pasukan dari Afghanistan, dengan alasan hal itu dapat merusak keamanan di negara tersebut.
Komandan Pasukan AS di Asia Barat, Frank McKenzie, Komandan Pasukan AS dan NATO di Afghanistan, Austin Miller, dan Kepala Staf Gabungan Mark Milley, tetap merekomendasikan perlunya mempertahankan 2.500 tentara Amerika di Afghanistan.
Padahal, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani dalam wawancara dengan CNN pada hari Minggu, mengatakan ia tidak khawatir pemerintah akan jatuh ke tangan Taliban pasca penarikan pasukan AS atau NATO.
"Dalam dua tahun terakhir, pasukan keamanan dan polisi Afghanistan telah melakukan lebih dari 95 persen operasi," tambahnya.
Berdasarkan keputusan pemerintahan Biden, penarikan pasukan AS akan dimulai pada awal Mei dan berakhir pada 11 September 2021. Penarikan ini akan dilakukan bersamaan dengan pasukan NATO.
AS dan sekutunya menginvasi Afghanistan pada 2001 dengan dalih memerangi terorisme dan menciptakan keamanan, tetapi kekacauan, terorisme, dan produksi opium di Afghanistan terus meningkat sampai sekarang. (RM)
342/