Menurut Kantor Berita ABNA, Mohammad Keshavarz, Minggu (4/4/2021) di akun Twitternya menulis, Xinjiang yang seluas Iran, dan bertetangga dengan delapan negara, sejak era Jalur Sutra telah menjadi penghubung antara Cina dan Barat, wilayah ini mengalami perkembangan di bidang pertanian, transportasi dan pariwisata.
Ia menambahkan, proyek-proyek besar untuk mengubah gurun menjadi lokasi yang bisa ditinggali manusia, penyaluran air, dan pengembangan teknologi modern, menjadikan Xinjiang sebagai pusat pertanian Cina.
"Kerja sama Iran dengan Provinsi Xinjiang harus ditingkatkan," tegasnya. (HS)
342/