Menurut Kantor Berita ABNA, Seperti dilaporkan al-Ahed, Ahad (31/1/2021), Yousuf al-Hasayna mengatakan, rezim Zionis Israel sebagai sebuah rezim apharteid terbiasa melakukan aksi teror dan statemen ancaman terbaru Kepala Staf Gabungan Militer Israel Aviv Kochavi juga sebuah kelanjutan dari aksi teror tersebut.
"Kejahatan teror Israel di Palestina dan kawasan berlangsung ketika dunia dan berbagai lembaha di bawah PBB bungkam menyaksikannya," tambah al-Hasayna.
Sementara itu, Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) sebelumnya menyatakan, statemen Kochavi anti rakyat Palestina dan seluruh bangsa kawasan.
Aviv Kochavi dalam beberapa hari lalu mengatakan, akan menarget wilayah pemukiman baik di Jalur Gaza atau pun di Lebanon jika terjadi konfrontasi dengan faksi muqawama.
342/