Menurut Kantor Berita ABNA, Faktanya, setelah aksi teror tersebut, kelompok teroris Daesh yang masih tersisa di Irak mulai bermunculan dan melancarkan aksinya," ujar Sekjen Hizbullah Lebanon hari Selasa (29/9/2020).
Tujuan utama AS menghidupkan kembali Daesh untuk menjustifikasi kehadiran pasukanya di Irak," tegas Sayid Nasrullah.
Di bagian lain pidatonya, Sayid Nasrullah juga menyinggung intervensi Perancis dalam urusan internal Lebanon, dengan mengatakan, "Apa yang diinginkan pihak Perancis terhadap orang-orang Lebanon supaya mayoritas tersisih, dan minoritas berkuasa di negara ini,".(PH)
342/