Menurut Kantor Berita ABNA, angkatan darat IRGC menghancurkan sejumlah banyak markas kelompok teroris anti-revolusi di perbatasan barat laut Iran.
Dalam rangkaian operasi itu, IRGC menggunakan pesawat nirawak, artileri dan rudal cerdas untuk menyerang markas teroris dan berhasil membunuh sejumlah banyak anasir penting kelompok anti-revolusi, serta melukai sebagian lainnya.
IRGC juga menyita sejumlah banyak senjata, amunisi dan ranjau darat milik kelompok anti-revolusi ini.
Operasi yang dipimpin langsung oleh Komandan AD IRGC, Brigjend Mohammad Pakpour ini merupakan salah satu operasi terbesar yang pernah digelar AD IRGC, dan mengakibatkan korban yang cukup banyak dari kelompok teroris anti-revolusi, dan menyebabkan lumpuhnya pangkalan-pangkalan mereka di seberang perbatasan Iran. (HS)
342/