Seperti dilaporkan ABNA, Johnson di kontak telepon dengan Netanyahu mengungkapkan kekhawatirannya atas rencana ini dan menyatakan bahwa keputusan ini akan membahayakan prospek jangka panjang perdamaian di kawasan.
Perdana menteri Inggris ini juga meminta Netanyahu kembali ke perundingan dengan Palestina.
Ia sebelumhya dalam sebuah catatan kepada Koran Yediot Aharonot, meminta Israel tidak melaksanakan rencana pendudukan sebagian wilayah Tepi Barat.
Perdana menteri Inggris di artikelnya ini memperingatkanbahwa Israel dengan melaksanakan rencananya tersebut telah membahayakan kemajuan di hubungannya dengan negara-negara Arab.
Benjamin Netanyahu berencana melaksanakan aneksasi Tepi Barat ke wilayah bumi pendudukan Palestina pada Rabu (1/7/2020), namun mengingat gelombang penentangan dan protes internasional, sampai saat ini rencana tersebut belum terlaksana. (MF)
342/