Paul Laroudie, Jumat (15/5/2020) dalam wawancara dengan Abna mengatakan, Hari Quds Sedunia adalah momentum penting dalam gerakan masyarakat dunia untuk berkata tidak kepada klaim Zionisme, dan mengumumkan bahwa Baitul Muqadas milik semua.
Ia menambahkan, Hari Quds Sedunia meyakinkan rakyat Palestina bahwa perjuangan untuk membebaskan Al Quds, dan tanah yang diduduki Zionis, akan terus berlanjut.
Laroudie juga menyinggung upaya keras rezim Zionis Israel untuk menggabungkan sebagian wilayah Tepi Barat.
"Dalam kondisi seperti ini, Hari Quds Sedunia memiliki urgensitas yang sangat besar bagi rakyat Palestina," pungkasnya. (HS)