(ABNA24.com) Presiden Iran Hassan Rouhani pada hari Jumat (10/04/2020) dalam percakapan telepon dengan Saeed Namaki, Menteri Kesehatan, Pengobatan dan Pendidikan Kedokteran Iran memerintahkan mengeluarkan perintah agar segera membuat penilaian yang akurat dari persiapan yang dibuat untuk implementasi rencana pembatasan sosial pintar dengan kerja sama Komite Keamanan dan Sosial Markas Corona Nasional.
Rencana pembatasan sosial pintar dijadwalkan untuk diterapkan di seluruh Iran mulai besok (Sabtu hari ini), dengan pengecualian provinsi Teheran.
Menyusul implementasi rencana pembatasan sosial sebagai strategi baru untuk manajemen dan kontrol yang tepat dari virus Corona di Iran, Markas Corona Nasional menggantikan rencana sebelumnya dengan rencana dengan proyeksi dapat mengembalikan kondisi masyarakat seperti semula secara perlahan-lahan.
Dalam rencana pembatasan sosial pintar, sebagai ganti semua orang menjaga jarak fisik dengan orang lain, setiap individu, pekerjaan dan kelompok masyarakat yang berisiko rendah akan diidentifikasi dan aktivitas kelompok ini secara bertahap dapat dilakukan, sementara individu dan kelompok lainnya masih tetap memperhatikan pembatasan sosial secara fisik.
Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan pada hari Jumat bahwa tren kenaikan dalam pemulihan dan pengurangan tingkat kematian akibat korona di negara itu akan terus berlanjut seraya menyatakan, sejauh ini, 68.192 orang telah terinfeksi Covid-19, di mana 35.465 orang telah pulih dan dipulangkan dari rumah sakit, dan sekitar 4.200 orang meninggal.
............
340