-
Jet Tempur Israel dan Amerika Serikat Terbang di Langit Irak; Baghdad Akui Tidak Mampu Melakukan Pencegatan
Seorang pejabat tinggi militer Irak melaporkan terdeteksinya aktivitas penerbangan militer secara luas di ketinggian tinggi di wilayah udara negara tersebut.
-
Kesaksian Hujjatul Islam Qazvini tentang Penindasan terhadap Syiah Kuwait; Pemenjaraan Anggota Parlemen dan Penangkapan Pengusaha Syiah
Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Abdul Husain Qazvini, salah seorang ulama Kuwait, dalam seminar ilmiah bertajuk “Kajian Geopolitik Syiah Kuwait” yang diselenggarakan di Forum Dunia Studi Syiah, mengulas sejarah penindasan terhadap kaum Syiah sejak masa awal Islam hingga saat ini. Ia menegaskan bahwa kondisi masyarakat Syiah di Kuwait secara langsung dipengaruhi oleh kebijakan Amerika Serikat. Menurutnya, tekanan terhadap komunitas Syiah di negara tersebut kini semakin meningkat, termasuk melalui pemenjaraan anggota parlemen dan penangkapan para pengusaha Syiah.
-
New York Times Klaim AS dan Israel Siapkan Serangan Baru terhadap Iran; Infrastruktur Energi dan Nuklir Masuk Daftar Target
Surat kabar New York Times, dengan mengutip sejumlah pejabat Amerika Serikat dan sumber-sumber yang mengetahui persoalan tersebut, melaporkan bahwa militer Amerika Serikat dan Israel telah merencanakan serangan baru terhadap Iran setelah pemilihan umum sela Amerika Serikat. Kedua militer tersebut juga meningkatkan latihan mereka sebagai bagian dari persiapan operasi militer yang berlangsung singkat tetapi berintensitas tinggi.
-
Keistimewaan Ayatullah al-Uzhma Syubairi Zanjani Menurut Putra dan Murid Sang Marja Taklid
Ayatullah al-Uzhma Syubairi Zanjani merupakan sosok yang sangat tekun dan senantiasa menyibukkan diri dengan membaca, melakukan pembahasan ilmiah, serta beribadah. Kecintaan yang besar terhadap kegiatan membaca dan berpikir menjadi salah satu karakteristik utama beliau. Sebagian besar kehidupannya dihabiskan untuk aktivitas keilmuan dan spiritual.
-
Berakhirnya Konflik Berdarah antara Etnis Hazara dan Pashtun di Ghazni; Taliban Klaim Diskriminasi Etnis Telah Berakhir!
Para pejabat Taliban mengumumkan berakhirnya perselisihan yang telah berlangsung selama 10 tahun antara penduduk dua desa yang dihuni etnis Hazara dan Pashtun di Ghazni. Konflik mengenai hak pemanfaatan air tersebut telah menewaskan sedikitnya 13 orang. Namun, klaim Taliban mengenai berakhirnya prasangka etnis selama pemerintahan kelompok tersebut muncul ketika laporan lembaga-lembaga hak asasi manusia masih menunjukkan adanya diskriminasi terhadap etnis Hazara dan komunitas Syiah di Afghanistan.