(ABNA24.com) "Dengan memperoleh S-400, Turki tidak bersiap-siap untuk perang," kata Erdogan dalam pertemuan dengan wartawan di Istanbul, seperti dilansir kantor berita Anadolu, Ahad (14/7/2019).
Dia menuturkan bahwa upaya lain Turki di sektor industri pertahanan juga merupakan bagian dari keinginannya untuk memperkuat perdamaian dan keamanan.
Erdogan menyebut pembelian S-400 Rusia sebagai transaksi terpenting dalam sejarah Turki dan menambahkan, Ankara kemungkinan akan bekerjasama dengan Moskow untuk proyek sistem pertahanan S-500.
Menanggapi rencana AS yang akan menghapus Turki dari proyek jet tempur F-35, Erdogan menandaskan harga jet tempur ini akan sedikit naik jika Ankara dicoret dari proyek tersebut.
Pembelian S-400 Rusia oleh Turki telah memicu ancaman sanksi dari Amerika Serikat, tetapi Erdogan mengatakan Presiden Donald Trump akan mencari kemufakatan dalam perselisihan ini.
/129
15 Juli 2019 - 04:34
Kode berita: 961054
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa dengan membeli sistem pertahanan rudal S-400 Rusia, Turki berupaya untuk menjamin perdamaian dan keamanan nasionalnya.