Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al Uzhma Nashir Makarim Shirazi dalam kelas Bahsul Kharij yang diasuhnya di Masjid A'zam Qom Republik Islam Iran menyinggu mengenai ucapan terbaru presiden Amerika Serikat Barack Obama yang dianggap menyenangkan hati Israel. Beliau berkata, "Jika Amerika Serikat ingin berhadapan dengan Iran, mereka harus mengubah sikap mereka terlebih dahulu."
"Presiden Amerika Serikat menunjukkan kedoknya, atas pernyataannya seluruh usaha mereka adalah memastikan keamanan Israel. Inilah salah satu keanehan zaman ini, dimana sebuah Negara yang mengklaim diri paling besar dan paling berkuasa justru tunduk kepada Negara kecil yang lemah dan hina” lanjutnya.
Ayatullah Makarim Shirazi selanjutnya menegaskan, "Sekiranya Amerika Serikat tidak menggunakan sikapnya itu dalam menghadapi rakyat Iran, sudah tentu kepercayaan antara kita dan mereka akan berubah."
Pada bagian lain ceramahnya, Ayatullah Makarim Shirazi menyinggung pula golongan umat manusia yang terbagi dilihat dari sisi niat mereka melakukan perbuatan. “Golongan yang tulus mencari keridhaan Allah dalam menjalankan aktivitasnya akan senantiasa menyeru nama Allah dalam setiap kondisi, baik kala senang maupun ditimpa masalah. Sementara golongan yang tidak tulus, hanya akan menyeru nama Tuhan ketika ditimpa masalah dan musibah namun di masa senang justru kegembiraannya membuat mereka lupa dan meninggalkan Tuhan.”
"Orang yang beriman dan ikhlas bersungguh-sungguh dalam mencintai Allah, dalam semua hal mereka menyeru nama Allah, dan Allah tidak lekang dari ingatan mereka.” Lanjutnya.