Menurut Kantor Berita ABNA, Salah satu wakil terkemuka Koalisi Negara Hukum Irak mengungkap peran langsung Kepala Dinas Intelijen Arab Saudi dalam serangan-serangan teroris di Irak.
Yaseen Majeed mengatakan, Pangeran Bandar bin Sultan mengontrol dan mengendalikan serangan-serangan teroris di Irak. Demikian dilaporkan Mehr News mengutip al-Mayadeen, Selasa (20/8).
Ia menuntut pemeritah Irak untuk mengadukan intervensi Riyadh terhadap urusan internal Baghdad kepada PBB, Uni Eropa, Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).
Pernyataan Majeed tersebut dilontarkan ketika sumber-sumber Lebanon baru-baru ini menyinggung peran Bandar bin Sultan dalam pemboman terbaru di wilayah Zahiyeh Beirut untuk menekan Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah).
Sumber-sumber Lebanon menegaskan, pasca keterlibatan Hizbullah dalam konflik Suriah, Saudi mengalami kegagalan luar biasa di negara Arab itu, dan memutuskan untuk menarget Hizbullah sebagai ganti kegagalannya di Suriah.