20 Agustus 2013 - 19:30
Bandar Bin Sultan Dalangi Teror di Irak

Sumber-sumber Lebanon menegaskan, pasca keterlibatan Hizbullah dalam konflik Suriah, Saudi mengalami kegagalan luar biasa di negara Arab itu, dan memutuskan untuk menarget Hizbullah sebagai ganti kegagalannya di Suriah.

Menurut Kantor Berita ABNA, Salah satu wakil terkemuka Koalisi Negara Hukum Irak mengungkap peran langsung Kepala Dinas Intelijen Arab Saudi dalam serangan-serangan teroris di Irak.

Yaseen Majeed mengatakan, Pangeran Bandar bin Sultan mengontrol dan mengendalikan serangan-serangan teroris di Irak. Demikian dilaporkan Mehr News mengutip al-Mayadeen, Selasa (20/8).

Ia menuntut pemeritah Irak untuk mengadukan intervensi Riyadh terhadap urusan internal Baghdad kepada PBB, Uni Eropa, Liga Arab dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI).

Pernyataan Majeed tersebut dilontarkan ketika sumber-sumber Lebanon baru-baru ini menyinggung peran Bandar bin Sultan dalam pemboman terbaru di wilayah Zahiyeh Beirut untuk menekan Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah).

Sumber-sumber Lebanon menegaskan, pasca keterlibatan Hizbullah dalam konflik Suriah, Saudi mengalami kegagalan luar biasa di negara Arab itu, dan memutuskan untuk menarget Hizbullah sebagai ganti kegagalannya di Suriah.