Menurut Kantor Berita ABNA, ribuan rakyat Bahrain untuk kesekian kalinya kembali menggelar demonstrasi besar-besaran untuk mempertegas tuntutan perubahan dan terwujudnya reformasi di negeri mereka. Jum'at (26/4) setelah penyelenggaran shalat Jum'at maidan Al Hariah bagian Barat Manamah seketika menjadi lautan manusia. Para demonstran menuntut kepada rezim al Khalifah untuk segera menghentikan segala aksi kekerasan dan ketidak adilan di negeri tersebut dan menuntut untuk diselenggarakannya dialog rakyat.
Bahrain menjadi saksi 10 hari sebelumnya lebih dari 130 demonstran ditangkap pihak keamanan rezim dan dijebloskan dipenjara. Para tahanan politik mendapat penyiksaan dan perlakuan keji selama mereka dalam penjara. Hal tersebut semakin membakar amarah rakyat untuk menuntut rezim segera tumbang dan hengkang dari Bahrain. Demonstran menegaskan, reformasi politik di negara tersebut bukan hal yang bisa ditawar-tawar lagi, dan mereka akan tetap melanjutkan aksi unjuk rasanya sampai rezim mau memenuhi tuntutan mereka.