Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran DR. Mahmud Ahmadi Nejad dalam pesan tertulis yang disampaikannya berkenan dengan tragedi pemboman komunitas muslim Syiah Pakistan yang menewaskan ratusan warga sipil yang tidak berdosa menyampaikan bela sungkawa dan duka cita yang mendalam. Dalam pesan tertulisnya tersebut beliau mengajak umat Islam bersatu dan menghindari hal-hal yang dapat memicu perpecahan yang merupakan harapan musuh. Presiden Iran tersebut meminta masyarakat internasional khususnya pemerintah Pakistan agar mengambil langkah untuk mengenal pasti dalang dibalik semua aksi teror dan kekerasan yang semakin meluas di Pakistan dan mengupayakan pencegahannya selain menerapkan hukum yang berat kepada pihak yang terbukti bersalah supaya kejadian serupa tidak terulang kembali.
Berikut adalah terjemahan pesan tertulis Ahmadi Nejad:
Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang
وسيعلم الذين ظلموا اي منقلب ينقلبون
Dan orang yang melakukan kezaliman, akan mengetahui kelak ke tempat mana mereka akan kembali.
Tragedi pembunuhan kejam terhadap kaum muslimin Pakistan yang tidak berdosa di tangan agen-agen Zionis dan kuasa angkuh dunia sekali lagi menyakitkan hati seluruh umat Islam serta pencinta kebebasan di seluruh dunia. Tidak diragukan lagi gerakan teror seperti ini mempunyai kaitan erat dengan akar Islamfobia dan perpecahan umat di mana ia terlahir dari pemikiran terbelakang dan bertentangan dengan semangat kerohanian, akhlak serta ketelitian. Dengan melanggar semua prinsip prikemanusiaan mereka berusaha untuk mencapai tujuan-tujuan yang mengerikan. Yakinlah semua tindakan ini tidak akan berhasil, mereka akan abadi sebagai titik hitam dalam sejarah buat selama-lamanya.
Sayang sekali agen-agen kotor ini, menyingkap bajunya dari keimanan yang palsu, dengan segala kekejaman dan keganasan keji bertindak melancarkan pembunuhan kejam yang ditujukan kepada pengikut mazhab Syiah di negara ini. Tujuannya tidak lain lagi kecuali menciptakan perpecahan di kalangan mazhab-mazhab Islam di samping melemahkan semangat persaudaraan di kalangan mereka.
Takziah diucapkan kepada pemimpin akhir zaman Imam Mahdi (a.j.f) atas tragedi pembunuhan ini, dengan harapan yang amat tinggi demi para syuhada mazlum, saya menyerukan individu-individu kaum muslimin, semua kelompok dan mazhab Islam agar bersatu padu, menghindari berbagai bentuk perpecahan yang menguntungkan musuh-musuh Islam serta mengutuk keras kekerasan terang-terangan ini. Saya meminta seluruh masyarakat internasional khususnya pemerintah Pakistan agar menyelidiki kasus ini dan mengambil langkah pencegahannya selain menjatuhkan hukuman yang setimpal terhadap mereka yang terlibat.