18 November 2012 - 20:30

"Pelecehan dan serangan terhadap keyakinan umat Islam dilancarkan di saat ajaran Ilahi mengajarkan bahwa seluruh agama dan keyakinan manusia harus dihormati dan seseorang atau kelompok tidak dibenarkan untuk menghina keyakinan orang lain," tandas Salehi.

Menurut Kantor Berita ABNA, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Ali Akbar Salehi mengatakan, Hak Asasi Manusia harus menjadi wacana bagi seluruh negara dan bangsa dunia.

Salehi (Senin 12/11) di acara pembukaan konferensi HAM kedua dengan tema "Budaya Peradilan dalam Membela Keadilan" yang digelar di Tehran menandaskan, tak diragukan lagi bahwa isu pelecehan terhadap keyakinan umat manusia merupakan pelanggaran nyata terhadap hak dasar manusia.

"Pelecehan dan serangan terhadap keyakinan umat Islam dilancarkan di saat ajaran Ilahi mengajarkan bahwa seluruh agama dan keyakinan manusia harus dihormati dan seseorang atau kelompok tidak dibenarkan untuk menghina keyakinan orang lain," tandas Salehi.

Menlu Iran juga mengisyaratkan digelarnya KTT GNB di Tehran beberapa waktu lalu dan menjelaskan, di butir keempat stetemen KTT GNB dijelaskan bahwa masalah HAM harus dicermati berdasarkan kerjasama konstruktif, tanpa pilih kasih, adil dan jauh dari kepentingan politik. Dan kepemilikan pribadi merupakan bagian kecil dari masyarakat internasional.

Salehi optimis bahwa HAM akan melampaui level slogan dan menembus sanubari manusia dan kehormatan manusia juga akan melampaui level retorika ke arah praktis. Dalam hal ini Republik Islam Iran menurut Salehi dengan berlandaskan pada ajaran agama berusaha memperluas aktvitas dan peran Gerakan Non Blok guna menggapai tujuan milia di bidang HAM.