30 September 2012 - 20:30

Dalam beberapa hari terakhir, aksi unjuk rasa di kawasan timur Arab Saudi semakin meluas, menyusul terbunuhnya beberapa pemuda Syiah termasuk aktivis HAM Arab Saudi ditangan militer rezim Saudi yang menembakkan peluru tajam ke tubuh para korban.

Menurut Kantor Berita ABNA, militer Arab Saudi semakin beringas dalam upayanya menghentikan aksi unjuk rasa warga Saudi bagian timur. Dalam beberapa hari terakhir, aksi unjuk rasa di kawasan timur Arab Saudi semakin meluas, menyusul terbunuhnya beberapa pemuda Syiah termasuk aktivis HAM Arab Saudi ditangan militer rezim Saudi yang menembakkan peluru tajam ke tubuh para korban.

Dalam sebuah serangan rabu (26/9) di kota Al Awamiyah bagian timur Arab Saudi, pihak keamanan Saudi telah menewaskan setidaknya dua orang warga Syiah kota tersbeut, Khalid Abdul Karim al Labad, dan Muhammad Habib al Munasif yang beberapa hari kemudian menyusul kematian Husain az Zahiri yang tertembak pada hari yang sama.

Menyusul meninggalnya ketiga warga Syiah tersebut, al Awamiyah dan Qutaif sebagai kota yang mayoritas berpenduduk Syiah menjadi saksi sebuah aksi besar-besaran dilakukan warga menuntut dihentikannya kekerasan dan penangkapan para demonstran serta menuntut terwujudnya keadilan dan demokratis di Negara yang menerapkan system kerajaan monarki tersebut.

Para demonstran mengusung tinggi-tinggi beberapa spanduk yang bertuliskan, "Labbaik ya Syahid".