6 April 2012 - 02:40

Ketiadaan upaya Pemerintah Pakistan untuk menghentikan aksi-aksi kekerasan yang telah menelan puluhan bahkan ratusan korban jiwa dari warga Syiah, membuat ribuan warga Syiah secara serentak di beberapa kota melakukan aksi unjuk rasa mengecam sikap pemerintah tersebut dan mendesak pemerintah untuk segera berupaya mencegah dan menghentikan aksi-aksi kekerasan yang dipicu oleh perbedaan mazhab.

Menurut Kantor Berita ABNA, dengan semakin bertambahnya jumlah korban jiwa akibat serangan kelompok bersenjata yang melakukan teror terhadap warga Syiah Pakistan di beberapa kawasan yang berbeda dan tidak pedulinya pemerintah Pakistan akan peristiwa naas tersebut, membuat warga Syiah seluruh Pakistan turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa mengecam segala bentuk kekerasan yang dipicu oleh perbedaan mazhab dan menuntut pihak bertanggungjawab Pakistan untuk serius menangani masalah tersebut. Aksi warga Syiah di Karachi dipicu oleh terbunuhnya dua pemuda Syiah sehari sebelumnya. Aksi tersebut kemudian merembes ke daerah lain yang turut melakukan aksi unjuk rasa serupa secara serentak. Para pengunjuk rasa melakukan aksinya dengan penuh kemarahan. Mereka membakar ban-ban bekas dan menutup jalan-jalan utama sehingga menyebabkan lalu lintas di beberapa kota lumpuh total. Meskipun pihak keamanan telah berupaya menghentikan aksi dengan melemparkan gas air mata dan berupaya membubarkan massa pengunjuk rasa secara kasar, namun aksi unjuk rasa tersebut tidak juga terhenti. Menyikapi aksi kemarahan warga Syiah atas sikap acuhnya pemerintah Pakistan atas keamanan dan keselamatan jiwa warga Syiah, pimpinan Majelis persatuan Umat Islam Pakistan turut menyuarakan desakan ke pemerintah agar mengambil sikap tegas terhadap para pelaku teror yang selama ini berlangsung di pemukiman pendukuk warga Syiah di Karachi, Queeta dan Ghulghat. Hujjatul Islam Rajeh Nasir Abbas Ja'fari mewakili Majelis Persatuan Umat Islam Pakistan menyatakan, "Aksi warga ini akan semakin meluas dan kobaran api fitnah akan semakin membesar jika pemerintah dan pihak keamanan Pakistan tidak juga menemukan solusi untuk mencegah dan menghentikan aksi-aksi kekerasan dan pembunuhan yang dialami warga Syiah." Disebutkan, Rabu (4/4) sehari sebelum meletusnya aksi besar-besaran warga Syiah tersebut, sebuah angkutan umum yang memuat waga Syiah Pakistan di kawasan Ghulghat diserang kelompok teroris yang menyebabkan sedikitnya 16 warga Syiah tewas seketika dan beberapa orang lainnya luka-luka.