Menurut Kantor Berita ABNA, Persatuan Ulama Ahlul Bait Eropa turut mengecam dan mengutuk keras pembakaran masjid Imam Ridha as yang terjadi beberapa hari sebelumnya di Brussel, ibukota Belgia yang menyebabkan meninggalnya imam shalat masjid tersebut. Berikut teks lengkap pernyataan resmi Persatuan Ulama Ahlul Bait Eropa menyangkut pembakaran masjid di Brussels Belgia. Bismillahirrahmanirahim "Janganlah kalian mengira bahwa yang mati syahid itu telah mati, melainkan ia tetap hidup namun kalian tidak mengetahui…" Kami mengutuk dan mengecam keras, serangan kelompok takfir terhadap masjid Imam Ridha As di kota Brussels ibu kota Belgia. Ditengah-tengah upaya keras kaum muslim untuk membangun persaudaraan dan persatuan Islam, sebuah kelompok yang menamakan diri bagian dari dunia Islam justru menodai upaya tersebut. Dengan adanya kebangkitan kesadaran kaum muslimin di bebarapa Negara muslim seperti Tunisia, Libiya dan Mesir sedikit banyaknya sangat mengkhawatirkan bagi kekuatan imperialis dan Zionis. Karenanya berbagai cara mereka lakukan untuk membendung semangat kebangkitan umat Islam tersebut. Termasuk menyelundupkan firkah sesat ke dalam tubuh umat Islam untuk menghancurkan umat Islam dari dalam. Upaya mereka tampak jelas bisa kita lihat dalam upayanya menggulingkan rezim Bashad Assad di Suriah. Kerajaan-kerajaan Arab didukung oleh AS dan Israel berupaya menggulingkan sebuah pemerintahan sah yang didukung oleh masyarakatnya dengan menimbulkan kekacauan dan mempersenjarai kelompok oposisi yang masih juga menimbulkan konflik berdarah. Bahkan ulama-ulama Wahabi turut berdiri dibelakang konspirasi besar tersebut dengan mengeluarkan fatwa halal darahnya presiden Suriah untuk ditumpahkan dan secara umum halal nyawanya umat Syiah untuk dibunuh. Secara tidak langsung apa yang mereka lakukan adalah dalam rangka memuluskan kepentingan-kepentingan AS dan Israel di Timur Tengah. Bukan hanya di Suriah, kelompok-kelompok Sunni-Syiah dibeberapa Negara muslim lainnya di adu domba dan diupayakan untuk berpecah belah. Musuh-musuh Islam sadar, jika umat Islam sedunia bersatu maka imperialisme dan zionisme tidak akan memiliki tempat lagi di dunia ini. Karenanya, tidak ada cara lain untuk tetap menjaga persatuan kaum muslimin. Meminimalisir perbedaan yang ada dan fokus untuk menghadapi musuh bersama. Kewajiban terbesar umat Islam saat ini adalah saling bergandengan tangan satu sama lain. Dan tidak terpancing oleh isu konflik Sunni-Syiah yang dihembuskan musuh-musuh Islam. Apa yang terjadi baru saja di Brussels Belgia berupa pembakaran masjid, tempat ibadah yang sangat dimuliakan umat Islam apapun mazhabnya adalah upaya untuk menghalangi terwujudnya persatuan umat Islam tersebut. Kelompok Wahabi mesti bertanggungjawab atas kejadian tersebut. Mereka tidak akan mendapat keuntungan apapun dari peristiwa tersebut, sebab itu akan membukakan mata seluruh kaum muslimin akan niat jahat firkah Wahabi untuk menghancurkan Islam dari dalam. Pembakaran masjid menunjukkan betapa mereka tidak memiliki penghargaan sama sekali terhadap tempat suci yang dimuliakan umat Islam dan hanya menunjukkan kebodohan dan kelemahan mereka. Kami atas nama Persatuan Ulama Ahlul Bait Eropa atas tragedi tersebut menyatakan perasaan duka cita dan belasungkawa terhadap keluarga korban Syahid Syaikh Abdullah Al Dahdoh, semoga Allah Swt memberikan kasih sayangNya yang melimpah kepada As Syahid. Dan semoga di alam akhirat beliau dikumpulkan bersama para syuhada Karbala. Persatuan Ulama Ahlul Bait Eropa
14 Maret 2012 - 20:30
Kode berita: 302847
Persatuan Ulama Ahlul Bait Eropa turut mengecam dan mengutuk keras pembakaran masjid Imam Ridha as yang terjadi beberapa hari sebelumnya di Brussel, ibukota Belgia yang menyebabkan meninggalnya imam shalat masjid tersebut.