10 Maret 2012 - 20:30

Sakinah Ali Ahmad Marhun, 78 tahun, warga perkampungan Abu Shabi Bahrain meninggal dunia akibat menghirup gas beracun yang dilemparkan pihak keamanan Bahrain dalam upayanya membubarkan pengunjuk rasa yang menentang keditatoran Ali Khalifah.

Menurut Kantor Berita ABNA, Sakinah Ali Ahmad Marhun (78), seorang warga Bahrain dari perkampungan Abu Shabi meninggal dunia Rabu (7/3) akibatmenghirup gas beracun yang dilemparkan pihak keamanan Bahrain dalam upayanya membubarkan massa pengunjuk rasa yang menentang kediktatoran rezim Ali Khalifah. Keluarga terdekat korban membenarkan Sukainah Ali Ahmad dimasukkan ke Rumah Sakit sejak 3 Febuari bulan lalu setelah mengalami gangguan pernafasan ketika pihak keamanan Bahrain hendak membubarkan massa di wilayah Abu Dhabi. Tidak bisa tertolong warga Syiah Bahrain ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir di bawah penjagaan dokter dan tenaga medis. Menurut informasi media setempat, gas beracun yang digunakan pihak keamanan Bahrain untuk membubarkan massa demonstrasi telah menelan puluhan korban jiwa. Tidak hanya digunakan ditempat-tempat umum yang digunakan massa berunjuk rasa namun juga sampai menyerang ke dalam rumah-rumah penduduk. Dengan kematian Sukainah, korban revolusi Bahrain meningkat mencapai 75 orang.