27 November 2011 - 20:30

Dari sumber berita yang dapat dipercaya, pihak keamanan rezim keluarga Saudi tidak pandang bulu dalam upayanya menghentikan gejolak massa rakyat Saudi, akibatnya dua pemuda dikabarkan tewas dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, dengan gugurnya syuhada dua warga Syiah Arab Saudi, jumlah korban keganasan militer Saudi dalam menghentikan aksi unjuk rasa warga Syiah bertambah menjadi lima orang. Dari sumber berita yang dapat dipercaya, pihak keamanan rezim keluarga Saudi tidak pandang bulu dalam upayanya menghentikan gejolak massa rakyat Saudi, akibatnya dua pemuda dikabarkan tewas dalam aksi unjuk rasa tersebut.

Dua pemuda tersebut bernama Ali Abdullah al Qharirish (26) warga kota Al 'Awamiah dan Munib As Sayyid al Adnan (20) warga kawasan Aswaikih. Keduanya turut bergabung dengan massa demonstrasi menuntut pihak kerajaan Saudi untuk membebaskan tahanan politik yang dijatuhi hukuman tanpa melalui prosedur hukum yang jelas di kawasan Qutaif, sampai akhirnya peluru tajam pihak keamanan merenggut nyawa keduanya.

Dikabarkan aksi unjuk rasa warga Qutaif (wilayah Saudi yang mayoritas warganya bermazhab Syiah) akan semakin meluas dan besar memasuki bulan Muharram. Pihak keamanan kerajaan Saudi mulai melakukan tindakan kekerasan untuk menghentikan aksi-aksi tersebut.