Menurut Kantor Berita ABNA, setelah pasukan bayaran dari Arab Saudi, kini giliran pasukan dari Uni Emirat Arab memasuki Bahrain. Pasukan UEA ini segera bergabung dengan pasukan Arab Saudi yang telah ada sejak awal pekan ini.
Pada hari Jumat kemarin (18/3), Bahrain TV memperlihatkan gambar sebuah konvoi pasukan dari UEA tiba di ibukota Manama.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Bahrain Syaikh Khalid bin Ahmad al-Khalifa mengumumkan bahwa tiga atau empat negara-negara Teluk Arab akan mengirimkan pasukan untuk membantu menumpas demonstrasi anti-pemerintah yang telah mengguncang negara itu.
Peristiwa yang terjadi saat ini di Bahrain, adalah peristiwa yang baru pertama kalinya terjadi di dunia. Pemerintah meminta bantuan militer negara lain untuk menghabisi rakyatnya sendiri.