Menurut Kantor Berita ABNA, Hujjatul Islam wal Muslimin Sayyid Hasan Nasrullah pimpinan tertinggi Hizbullah Lebanon sore kemarin pada hari rabu pada upacara peringatan kesyahidan pimpinan pertahanan Hizbullah menyampaikan ceramah penting.
Poin penting dari ceramah yang beliau sampaikan sebagai berikut:
Kita harus mengucapkan selamat atas revolusi masyarakat Mesir. Sebagaimana kita ucapkan rasa syukur karena sebagaimana mereka kini Muhammad Manshur mujahid dan pejuang kita telah bebas serta kini hadir ditengah-tengah kita.
Keinginan para pemuda dan masyarakat Mesir atas salah satu rezim yang dibacking Amerika telah berhasil. Setelah kelengseran Rezim Mesir Negara-Negara yang berada di bawah bendera harapan Amerika merasa menciut ketakutan dan mereka sedang menghadapi masa kehancuran.
Sekarang ini kita menjadi saksi atas keruntuhan Husni Mubarak. Dimana dampak yang paling nyata atas keruntuhannya terlihat pada Rezim Zionis Israel. Ucapan Ehud Barack perwakilan perang Rezim Zionis dan ketakutan dia atas terputusnya hubungan dalam kawasan menunjukkan kelemahan rezim Zionis setelah kekuatan tidak lagi ditangan. Dia juga mengisyaratkan senarai perang di masa mendatang.
Jika Israel memulai perang baru dengan Lebanon maka Hizbullah akan memerdekakan kota Jalil yang berada di kawasan Negara Palestina dari Israel.
Kami juga akan membalas dendam atas tertumpahnya darah Amad Mughniyah. Dendam ini akan kami ambil dari para Jenderal Israel. Pada para Jenderal Zionis kami sampaikan bahwa kemanapun kalian pergi diujung Dunia kalian harus tahu bahwa kami tidak akan pernah menyia-nyiakan darah Amad Mughniyah dan kami akan membalas dendam pada kalian.
Perlawanan dengan caranya sendiri dalam melawan musuh sebagai satu-satunya jalan yang dipakai untuk mengambil kembali tanah yang sudah dipakai paksa Zionis. karena mempercayakan kepada Amerika, Aparat keamanan dunia dan perjanjian-perjanjian Internasional adalah kesalahan besar dalam langkah mereka.
Memangnya Amerika dalam pengembalian tanah pada para pemiliknya serta dalam pembentukan dewan hukum Internasional untuk menghukum Rezim Zionis atas kesalahan yang sudah dilakukan sudah melakukan sesuatu?
Keadilan yaitu kembalinya seluruh pengungsi yang terusir ketempat mereka, membiarkan pembentukan negara mandiri palestina dengan seluruh tanah hak mereka dan penghukuman penjahat perang. Hanya dengan cara seperti itu saja perdamaian dan keamanan di kawasan dapat terus dipertahankan.
Pencarian perdamaian yang hanya bohong belaka dan pemberian penghargaan. Sama sekali hak itu tidak pernah dikembalikan pada pemiliknya dan sebaliknya memberikan pembunuhan dan pembantaian. Cara ini sama sekali bukan cara pengukuhan kedamaian.
Diberitakan bahwa Ehud Barak wakil pertahanan perang rezim Zionis pada saat menengok perbatasan selatan mengancam Hizbullah berkata akan menyerang Libanon lagi.
Hasan Nashrullah menyinggung kembali akan kekalahan Rezim Israel pada Perang 32 hari dengan ucapaan yang menarik berkata,” Pukulan yang diberikan tahun 2006 pasukan Hizbullah pada mereka tidak akan pernah mereka lupa tapi pukulan itu bukanlah pukulan terakhir!!!” (*)