Menurut Kantor Berita ABNA, Barack Husain Obama, presiden Amerika Serikat berkenaan peristiwa besar yang terjadi di Mesir, dalam pidatonya yang disiarkan di televisi mengatakan, "Mesir telah menjadi saksi perubahan besar. Rakyat Mesir telah lama mendambakan perubahan. Generasi muda Mesir sekarang telah lahir dan telah melakukan perubahan besar."
Obama selanjutnya mengatakan, "Mesir telah menulis sejarah barunya, dan kita menunggu perubahan apa yang terjadi ke depannya."
"Kita lihat perubahan bukan hanya milik Negara-negara besar, rakyat Negara-negara kecil juga begitu sangat mendambakannya." Tegasnya.
Apa yang dikatakan Obama beberapa jam sebelum tergulingnya rezim diktator Husni Mubarak tersebut, bertentangan dengan apa yang dikatakannya 17 hari sebelumnya. Di awal-awal terjadinya demonstrasi besar-besaran rakyat Mesir yang menuntut turunnya Husni Mubarak sebagai presiden, Obama dan Gedung Putih justru memberikan dukungannya terhadap Mubarak dan menyatakan, tuntutan rakyat Mesir tersebut adalah tuntutan yang illegal dan tidak sepatutnya.