Menurut Kantor Berita ABNA, Muhammad Yusuf Ahmad Mansur yang lebih dikenal dengan Sami Syahab dengan tuduhan punya hubungan dengan kelompok Hisbullah Lebanon, sebelumnya sempat mendekam di penjara Mesir. Begitu juga dengan beberapa tokoh Syiah lainnya yang dengan tuduhan yang sama atau dikatakan terlibat dengan gerakan yang dapat membahayakan kedaulatan Negara, dijebloskan ke penjara oleh penguasa Mesir.
Namun, dengan adanya gerakan rakyat Mesir yang masih berlangsung sampai saat ini, kesemua tokoh Syiah itu berhasil dibebaskan dari penjara atas tuntutan rakyat Mesir. Patut disampaikan selama pemerintahan diktator Husni Mubarak, rakyat Mesir dilarang memiliki hubungan apapun dengan Hisbullah Lebanon atau dengan gerakan-gerakan Syiah di Negara manapun terutama dengan Republik Islam Iran. Jika diantara rakyat Mesir ada yang dicurigai memiliki hubungan dengan Iran atau sekedar suka atau mengidolakan Imam Khomeini, itu telah cukup menjadi alasan oleh rezim Mesir untuk menjebloskan rakyatnya ke dalam penjara.