Menurut Kantor Berita ABNA, menjelang 28 Shafar, yang tercatat dalam kalender Islam sebagai hari wafatnya Rasulullah saww, ribuan warga Syiah dari berbagai kota di Irak dengan berjalan kaki menuju kota Najaf, dengan maksud menyampaikan bela sungkawa kepada Imam Ali as, washi Rasulullah saww yang di makamkan di jantung kota Najaf.
Meskipun cuaca tidak mendukung, karena hujan yang turun terus menerus, tidak menghalangi mereka untuk berjalan kaki menuju Najaf. Pihak keamanan yang bertanggungjawab atas keamanan dan kenyamanan para peziarah telah menurunkan ratusan personil keamanan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak di inginkan. Miqdad al Musawi, juru bicara pihak kepolisian Najaf menyampaikan bahwa kesatuannya telah menyiapkan 30 anjing pelacak yang telah terlatih melacak bahan-bahan peledak yang kemungkinan dibawa oleh teroris dan bergabung dalam barisan ribuan peziarah.
Disampaikan bahwa bertepatan dengan hari wafatnya Rasulullah saww dan hari wafatnya Imam Hasan as tahun lalu sekitar ratusan ribu warga Syiah Irak berjalan kaki menuju kota Najaf, suasana tidak ubahnya pada peringatan Arbain, para pecinta Al Husain dari berbagai kota yang berbeda di Irak berjalan kaki sampai ribuan kilo meter menuju Karbala untuk mengenang kesyahidan Imam Husain as.