Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Al-Masirah, analis Lebanon untuk urusan strategis, Muhammad Hazima, menegaskan bahwa agresi AS terhadap warga sipil menunjukkan kedalaman krisis yang dihadapi negara ini. Kita menyaksikan serangkaian pengunduran diri di Amerika, termasuk pengunduran diri Menteri Angkatan Darat negara tersebut.
Ia menambahkan: jatuhnya drone MQ-9 AS oleh Iran menunjukkan keunggulan negara ini di bidang pertahanan udara. AS berusaha melalui propaganda media untuk membuat seolah-olah respons Iran tidak mengenai sasaran militer.
Hazima menegaskan: Amerika telah mencapai tahap di mana ia tidak memiliki solusi untuk keluar dari perang melawan Iran. Iran juga berhasil mengubah perang ini menjadi konflik gesekan yang bertentangan dengan doktrin ofensif AS dan Barat yang berdasarkan operasi cepat dan keunggulan udara. Hasil perang ini tidak diukur dengan kekuatan militer, melainkan dengan tingkat dampak yang ditunjukkan oleh kedua belah pihak.
Ia mengatakan: Iran saat ini mempengaruhi ekonomi global dan memiliki tuas pengaruh dari Asia Barat hingga Laut Mediterania, dan tahu bagaimana menggunakannya.
Seorang ahli strategi menunjukkan bahwa Amerika terperangkap dalam perang gesekan melawan Iran.
Komentar Anda